Presiden Minta Pengusaha Cermat Lihat Peluang Bisnis


Presiden Joko Widodo mengharapkan kecermatan pelakuusaha dalam melihat peluangbisnis. Meski saat ini era digitalisasi tengah berkembang pesat, namun masih ada perkembangan lain yang tidak kalah penting dan memiliki peluang usaha yang besar.

 

“Yaitu beberapa ratus juta penduduk di Tiongkok, India, Amerika Selatan, Afrika, saat ini dalam proses naik kelas untuk menjadi konsumen golongan kelas menengah (middle class),” ujar Presiden saat memberikan sambutan dihadapan para peserta Rapat Kerja Nasional (Rakornas) 2017 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, yang digelar pada Selasa, 3 Oktober 2017, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

Menurutnya, yang membedakan antara kelas menengah dengan kelas bawah adalah gaya hidup, lifestyle. Oleh karena itu, para pelaku usaha harus bisa mencermati peluang bisnis yang ada pada middle class lifestyle.

 

“Inikanmasalahpeluang, danratusanjutapenduduksedangdalam proses untukbergabungke global middle class. Inilahpeluangbisnisbesar, jangansampaidilewatkan.Jangankitagagalmenggarapnya,” ungkapnya.

 

Apalagi Indonesia merupakannegarabesar yang memilikipotensi yang melimpah, mulaidarisumberdayaalamhinggapariwisata.Potensitersebutharusdimanfaatkandenganbaik agar bisamemenangkankompetisidengannegara-negara lain.

 

“Jangansampainegaratetanggakitajustru yang menggarapdanmenjadisaingankita.Inicepat-cepatan.Siapa yang duluandia yang akandapat. Jadikitaharus tau lifestyle industriiniapa,” ucapPresiden.

 

TuruthadirmendampingiPresidendalamacaratersebut di antaranyaMenteriKoordinatorbidangPerekonomianDarminNasution, MenteriPerdaganganEnggartiastoLukita, MenteriPerindustrianAirlanggaHartarto, MenteriSekretaris Negara Pratikno, MenteriPerencanaan Pembangunan Nasional/KepalaBappenasBambangBrodjonegoro, KepalaBadanEkonomiKreatifTriawanMunaf, Kepala BKPM Thomas LembongdanKetuaUmum KADIN RosanRoeslani.

 

Jakarta, 3 Oktober 2017

DeputiBidangProtokol, Pers, dan Media SekretariatPresiden

BeyMachmudin